Koramil 23/Lgst Kodim 0104/Atim Manfaatkan Lahan Kosong Demi Tingkatkan Ketahanan Pangan

LANGSA (Aceh) Salingsapa.info | Demi meningkatkan ketahanan pangan pada masa pandemi Covid-19, Koramil 23/Langsa Timur Kodim 0104/Aceh Timur melaksanakan kegiatan pertanian dengan menanam cabai seluas 3 (Tiga) rante dilahan kosong milik warga, yang bertempat di Gampong Seunebok Antara, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Kamis (6/8/2020).

Kegiatan ini merupakan upaya Koramil 23/Lgst dalam memberikan contoh sekaligus mendorong masyarakat diwilayah binaan untuk memanfaatkan lahan kosong untuk dimanfaatkan. Ini juga perintah langsung dari Dandim 0104/Aceh Timur Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar, S.Sos, M.Tr (Han) saat rapat bersama Perwira Staf dan Danramil waktu lalu.

Bahwa Koramil jajaran Kodim 0104/Atim untuk terjun kelapangan demi mensosialisasikan dan membantu para petani dalam melaksanakan percepatan ketahanan pangan pada masa pandemi Covid-19 ini, ujar Danramil 23/Lgst Lettu Inf Andry Haryono kepada awak media.

Lanjutnya, masih cukup luas lahan kosong yang terdapat di hampir setiap Gampong yang belum maksimal diolah untuk kegiatan pertanian. Lahan tidur atau lahan kosong kalau dikelola dengan optimal, dapat membantu meningkatkan ekonomi masyarakat karena pengembangan sektor pertanian perkebunan dapat dikerjakan secara terus menerus.

“Saya mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan tidur untuk ditanami sayuran ataupun tanaman yang bermanfaat lainnya. Hasil sayuran atau buah-buahan yang ditanam di atas lahan tersebut tidak hanya berdampak pada pemanfaatan lahan namun juga meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat tentunya”, jelasnya.

Melalui petugas penyuluh lapangan, ditekankan agar memberikan motivasi bagi masyarakat agar lebih giat lagi dalam bercocok tanam. Jenis tanaman sayur-sayuran dengan jenis tertentu bahkan dapat ditanam di halaman sekitar rumah kita seperti,Cabai, kangkung dan bayam.

Begitu pula lahan sawah, menurutnya, dapat diolah dengan ditanami buah-buahan dengan jangka waktu beberapa bulan sudah dapat berbuah seperti semangka, timun, terong ataupun yang lainnya.

“Saya melihat, buah-buahan yang dijual oleh pedagang di pasar tidak semuanya pasokan itu dari petani setempat melainkan ada sejumlah jenis buah yang didatangkan dari luar daerah seperti Semangka dan sejumlah jenis buah lainnya”.

Saya optimistis pengelolaan lahan dengan cara yang baik dan benar dapat membantu peningkatan ekonomi daerah setelah sektor perdagangan, ungkap Danramil. (AA)