Masyarakat yang Di Non Aktifkan Kartu BPJSnya Agar Segera Daftarkan Ke JAMKESDA Nias Barat

NIAS BARAT (Sumut) Salingsapa.info | Penjelasan Kepala BPJS Kabupaten Nias Barat terkait pemblokiran kartu jaminan kesehatan masyarakat Nias Barat, dimana terdapat pemblokiran tersebut sejumlah 9000 (sembilan ribu) jiwa di seluruh masyarakat Nias Barat ucap kepala kantor Cabang BPJS Nias Barat diruang kerjanya kesejumlah para awak media, Jumat (7/8/2020).

Terkait pemblokiran Kartu BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial), masyarakat Nias Barat bertanya-tanya kepada rekan-rekan media, sehingga beberapa para wartawan mendatangi kepala kantor BPJS kabupaten Nias Barat dalam hal dasar apakah pemblokiran kartu BPJS masyarakat tersebut..?

Dalam penjelasannya kepala kantor BPJS Nias Barat, Candra G Siaturi menyampaikan benar pak memang ada sekitar sembilan ribu jiwa yang di Non Aktifkan se-Kabupaten Nias Barat.

Jadi, di data awal pemerintah provinsi Sumatera Utara 16 ribu jiwa terdaftar masyarakat Nias Barat pemanfaat BPJS ini iyuran di biayai pemerintah provinsi Sumatera Utara.

Namun dengan pandemi Covid-19, makanya di surati seluruh kabupaten/kota termasuk kabupaten Nias Barat ini, setelah kita terima surat data awal bulan Agustus 2020 kita langsung memberitahukan kepada pemerintah kabupaten Nias Barat supaya di alihkan ke JAMKESDA (jaminan kesehatan daerah) yang telah di Non Aktifkan dari BPJS yang di biayai oleh pemerintah Provinsi .

Ia jelaskan bahwa dilanjutkan dengan program peserta penerima bantuan (PB) iyuran pemerintah yang artinya program ini di biayai oleh provinsi Sumatera utara.

“Jadi posisi di bulan 1 juli 2020 dari 16 ribu jiwa se-Kabupaten Nias Barat sudah di Non Aktifkan sembilan ribu jiwa se-Kabupaten Nias Barat”.

Menurut hasil koordinasi dengan kepala kantor BPJS Nias Barat di wilayah provinsi Sumatera Utara memang di masa Covid-19 ini banyak penyesuaian anggaran dan berhubung juga karna kemungkinan kemampuan Anggaran Provinsi untuk menanggulangi yang 16ribu jiwa tidak sanggup menanggulanginya.

Kemudian kami informasikan sebagai solusi dalam program ini pada masyarakat Nias Barat mulai tanggal 1 September 2020 tidak di bayarkan oleh pasien.

Akan tetapi yang membayarkan adalah pemerintah Kabupaten Nias Barat dan diharapkan kepada masyarakat yang sudah tidak aktif BPJS nya segera daftarkan diri pada JAMKESDA Nias Barat supaya biaya perobatan ada keringanan untuk saudara. Jelas Candra keawak media. (F. Waruwu)