Mdeningkatkan Gizi Anak, Harus Didukung Keceerdasa Emosional dan Spiritual

ACEH TAMIANG Salingsapa.info | Guna menggerakkan program memasyarakatkan makan ikan (Gemar Ikan) Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang melalui Dinas Pangan, Kelautan dan Perikanan bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten menyelenggarakan lomba cipta menu beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA) serta lomba masak ikan, Kamis (13/08/20) bertempat di Halaman Kantor PKK Kecamatan Kota Kualasimpang.

Kegiatan tahun ini, tampak lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya disebabkan karena pandemi Covid-19 yang belum usai. Walau begitu, tak menyurutkan semangat dan tekad untuk tetap mengkampanyekan gerakan memasyarakatkan makan ikan. Adapun tema yang diangkat pada acara ini yaitu “Mari kita cerdaskan anak bangsa dengan menekan angka stunting, guna mewujudkan SDM yang berkualitas di Kabupaten Aceh Tamiang”.

Pada kesempatan ini, Bupati Aceh Tamiang H. Mursil, SH, M. Kn mengamanahkan Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Drs. Abdullah untuk menghadiri kegiatan ini. Dalam membacakan sambutan Bupati Mursil tersebut, Abdullah menyampaikan kegiatan ini sangatlah berguna untuk merangsang masyarakat agar lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan aneka menu pangan berbasis sumber daya lokal yang ada.

“Hari ini, kegiatan lomba diikuti oleh peserta dari unsur PKK di 12 (dua belas) Kecamatan dalam Kabupaten Aceh Tamiang. Semoga nantinya, kreativitas dan inovasi dari masakan yang diperlombakan hari ini berdampak langsung terhadap pola konsumsi masyarakat.”, ungkap Abdullah.

Untuk menambah keunikan sekaligus mengangkat kearifan lokal kuliner Tamiang, Abdullah menyarankan agar Ibu-ibu Tim Penggerak PKK Kecamatan mampu mengolah dan menciptakan menu pangan lokal tersebut dengan cara pengolahan yang baik dan juga memunculkan aneka ragam pangan yang memiliki cita rasa yang khas Bumi Muda Sedia.

Sebelumnya, acara diawali dengan Laporan dari Kadis Pangan, Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Tamiang Safuan, SP. Dalam laporan tersebut Ia katakan
Tujuan lomba ini untuk menumbuhkan pemahaman kepada masyarakat dalam mengkonsumsi makanan khususnya ibu rumah tangga dalam menentukan memilih dan menciptakan menu makanan yang memenuhi kebutuhan gizi sehari-hari.

Menurutnya, meski peserta lomba diikuti oleh unsur PKK di 12 Kecamatan, harapannya ibu-ibu PKK akan memberi dampak kepada ibu-ibu dalam wilayahnya dalam menyampaikan pengetahuan yang baik untuk kesejahteraan keluarganya.

“Perlombaan ini dinilai dalam 5 (lima) kriteria yaitu pada sisi kreativitas (inovasi resep baru), penyajian (penampilan makanan), cita rasa, hygienis (aman dikonsumsi) dan keterampilan memasak. Sementara ada 2 (dua) kategori yang diperlombakan yaitu lomba cipta menu B2SA dan lomba masak serba ikan”, terang Safuan melaporkan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Tamiang Dr. Rita Syntia, ST, MM dalam arahannya mengatakan bahwa olahan ikan sangat membantu mengembangkan kecerdasan anak. Anak-anak yang merupakan generasi emas, sedari dan sedini mungkin harus disupport dengan makanan yang bergizi.

“Kita dukung asupan gizinya namun yang tidak boleh lupa, kita juga harus dukung dengan pola pengasuhan yang tepat dengan membangun dua kecerdasan emosional dan spiritualnya”, terang Ibu Bupati.

Rita berharap melalui kegiatan lomba ini, berbagai kreasi yang ditampilkan oleh peserta lomba dapat diterapkan menjadi menu keluarga sehari-hari.

Diakhir acara, Panitia mengumunkan para pemenang. Untuk kategori lomba cipta menu B2SA di menangkan oleh 3 (tiga) Kecamatan yaitu TP-PKK Kecamatan Seruway meraih juara 1 (satu) dengan hadiah sebesar 2 jt, TP-PKK Kecamatan Karang Baru meraih juara 2 (dua) dengan hadiah sebesar 1,5 jt, dan yang meraih juara 3 (tiga) dengan hadiah sebesar 1 jt yaitu TP- PKK Kecamatan Banda Mulia.

Sementara pada perlombaan serba ikan dengan hadiah yang sama menangkan oleh TP- PKK Kecamatan Kejuruan Muda sebagai juara 1 (satu), juara 2 (dua) oleh TP-PKK Kecamatan Sekerak dan juara 3 (tiga) dimenangkan oleh TP-PKK Kecamatan Karang Baru. Hadiah hiburan sebesar tiga ratus ribu diberikan kepada peserta lainnya yang berkontribusi dalam memeriahkan kegiatan ini. (ABS)