Pemkab Sergai Gelar Takbir Idul Adha 1441 Hijriah

SERGAI (Sumut) ketik berita.com | Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) menggelar kegiatan Takbir Idul Adha 1441 H yang dipusatkan di Masjid Agung Sergai yang terletak persis di depan gerbang tol Teluk Mengkudu, Kamis (30/7/2020) malam.

Hadir dalam kegiatan, Bupati Sergai Ir. H.Soekirman, Wabup H. Darma Wijaya, Kapolres Sergai AKBP. R. Simatupang, SH.MHum.Wakil Ketua DPRD Siswanto, mewakili Dandim 0204/DS Mayor Muhsin, S.Ag, Sekdakab Sergai H. M. Faisal Hasrimy, AP. MAP, Kakan Kemenag Sergai Zulkifli Situros, Ketua MUI Sergai H. Hasful Huznain, para Kepala OPD, Camat se-Sergai dan peserta lomba takbir maupun lomba tabuh bedug.

Bupati Sergai Ir. H. Soekirman menyebut, takbir yang telah berkuman dang sejak berakhirnya Salat Maghrib hari ini menunjukkan kembali eksistensi kita sebagai makhluk ciptaan Allah SWT. Beberapa saat lagi kita juga akan segera mengumandangkan takbir tanda kebesaran Allah sebagai penguasa alam semesta.

” Sebagai manusia yang merupakan makhluk Allah, tentu kita punya keterbatasan. Oleh karenanya, kita harus senantiasa melakukan intropeksi atas sikap dan perilaku kita agar segera kembali memposisikan diri kita sebagai manusia yang harus menaati segala aturan yang telah ditetapkan Allah kepada kita,” kata Bupati.

Lebih lanjut disampaikan Bupati, sebagai salah satu perintah Allah adalah menjalankan ibadah Haji bagi yang punya kemampuan, karena ibadah Haji adalah ibadah yang sangat diinginkan oleh umat Islam untuk menjadi tamu Allah di Mekah Al Mukaromah.

Pada tahun ini, sebutnya lagi, para calon Jemaah Haji Indonesia tidak jadi berangkat ke tanah suci Mekah dan Madinah untuk menunaikan rukun Islam kelima. Hal ini dikarenakan adanya pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) yang melanda dunia terutama Saudi Arabia khususnya Mekah dan Madinah.

Telah banyak pengorbanan dalam masa pandemi Covid-19 ini, seperti pengorba nan batin maupun pengorbanan zahir, yang mengingatkan kita pada pengorba nan Nabi Ibrahim terhadap putranya Ismail serta istrinya Siti Hajar. Ismail rela akan disembelih sebagai qurban dan istrinya Siti Hajar ditinggalkan Nabi Ibrahim di lembah yang tandus tanpa bekal dan teman serta kerelaannya karena taat kepada suami dan taat kepada Allah SWT.

” Ketaqwaan, kepasrahan, ketaatan dan keikhlasan Nabi Ibrahim, Siti Hajar dan Ismail untuk berqurban maupun berbakti kepada Allah SWT sungguh merupakan perpaduan yang indah dan patut diteladani baik dalam fungsi sebagai ayah, ibu maupun anak, merekalah keluarga yang ideal yang patut kita tiru,” ujar Bupati Sergai.

Diakhir sambutannya, Bupati menyebut pelaksanaan ibadah qurban selain bernilai ibadah untuk memenuhi perintah Allah dan Rasulullah SAW, ternyata mempunyai nilai-nilai kemanusiaan dan sosial. Hal ini dikarenakan hasil penyembelihan hewan qurban akan dibagi kepada masyarakat terutama yang berada pada keadaan fakir dan miskin.

” ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang komprehensif dimana ibadah tidak semata-mata untuk melaksanakan ritual ibadah sebagai bukti ketaatan kepada Allah, tetapi juga memiliki dampak sosial yang luar biasa yaitu untuk saling berbagi terhadap sesama,” tandas Bupati Soekirman.

Sebelumnya Sekdakab Sergai H. M. Faisal Hasrimy, AP, MAP melaporkan terkait pelaksanaan Takbir Idul Adha 1441 H. Pelaksanaan kegiatan ini merupakan program hari besar keagamaan yang tujuannya untuk meningkatkan iman dan taqwa dengan melaksanakan takbir Idul Adha 1441 H serta diisi dengan kegiatan lomba takbir dan tabuh bedug yang diikuti 14 peserta.

Adapun pemotongan hewan qurban Pemkab Sergai akan dilaksanakan di 17 kecamatan diantaranya, Kecamatan Pantai Cermin sebanyak 5 ekor lembu dan 6 ekor kambing , Kecamatan Perbaungan 4 ekor lembu, Kecamatan Pegajahan 2 ekor lembu, Kecamatan Teluk Mengkudu 3 ekor lembu, Kecamatan Sei Rampah 17 ekor lembu 6 ekor kambing, Kecamatan Tanjung Beringin 2 ekor lembu, Kecamatan Sei Bamban 1 ekor lembu, Kecamatan Tebing Tinggi 3 ekor lembu, Kecamatan Tebing Syahbandar 2 ekor lembu, Kecamatan Bandar khalifah 2 ekor lembu, Kecamatan Dolok Merawan 1 ekor lembu, Kecamatan Dolok Masihul 3 ekor lembu.

Selanjutnya Kecamatan Sipispis 2 ekor lembu, Kecamatan Kotarih 1 ekor lembu, Kecamatan Bintang Bayu 1 ekor lembu, Kecamatan Silinda 1 ekor lembu 1 ekor kambing dan Kecamatan Serbajadi 1 ekor lembu, kata Sekdakab. (AfGans)