Walikota Bersama Anggota DPRD Kota Gunungsitoli, Serahkan 2 ekor Hewan Qurban ke BKM Al-Ihsan Desa Moawo

GUNUNGSITOLI (Sumut) Salingsapa.info | Walikota Gunungsitoli, Ir.Lakhomizaro Zebua didampingi Anggota DPRD Kota Gunungsitoli, Sozanolo Telaumbanua dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), baru-baru ini secara pribadi menyerahkan 1 (satu) ekor Sapi dan 1 (satu) ekor kambing dan diterima langsung oleh Ketua Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Al-Ihsan Dusun 1 Desa Moawo Kecamatan Gunungsitoli, Selasa (28/07/2020).

Melalui Group Whatssap Baziz Al–Ihsan Moawo, Ketua Badan Kemakmuran Mesjid (BKM) Al-Ihsan Dusun 1 (Satu) Desa Moawo, Abdul Malik Caniago menjelaskan bahwa, pagi sekitar pukul 10.00 wib Bapak Ir.Lakhomizaro Zebua als Ama Martha Zebua Walikota Gunungsitoli dan Bapak Sozanolo Telaumbanua als Ama Elsa Telaumbanua (anggota DPRD Kota Gunungsitoli) telah datang di Mesjid Al-Ihsan untuk menyerahkan hewan qurban dan telah kita terima.

Lebih lanjut, Spontanitas secara pribadi Walikota Gunungsitoli membantu Rp.10.000.000 (sepuluh juta rupiah) dan langsung diserahkan kepada saya (Ketua BKM Al Ihsan) dimana dimanfaatkan bantuan tersebut untuk pembangunan (rehab) Mesjid Al-ihsan, tuturnya.

Walikota Gunungsitoli mengucapkan Selamat merayakan hari Raya Idul Adha 1441 H/2020 M, pelaksanaan ibadah kurban mengandung makna sosial dan Reliji ,dimana kita diajarkan untuk membangun dan memupuk rasa sosial dan rasa kepedulian terhadap sesama umat dengan saling membantu dan saling berbagi satu sama lain.

Beliau juga mengingatkan kita untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, mulai dari awal prosesi penyerahan, penyembelihan dan pembagian hewan kurban. Terutama dalam mencegah terjadinya kerumunan massa untuk mengantisipasi penyebaran virus covid-19 demi menjaga kesehatan dan keselamatan bersama. ucapnya.

Acara turut dihadiri dalam prosesi penyerahan hewan qurban ini, Asisten sekda dan Kepala Bidang, Kepala Desa Moawo dan Sekretaris Desa Moawo, Pengurus Badan Kenaziran Mesjid (BKM) Al-Ihsan, Bendahara Kenaziran Mesjid, tokoh masyarakat dan tokoh agama, tutur Ketua BKM Al- Ihsan mengakhiri. (Wardiy)